Senin, 12 Oktober 2009

Waspadai Modus Perampokan Tabrakan Mobil


Modus perampokan yang terbilang baru mulai marak terjadi di Jakarta. Pelaku perampokan biasanya sengaja menabrakan mobil korbanya sebelum melancarkan aksi.

Pelaku biasa menggunakan mobil sewaan dan beraksi lebih dari tiga orang. Mereka akan mengincar pengendara yang bekendaraan seorang diri.

Dengan sengaja mereka kemudian menabrakkan mobilnya ke mobil korbannya. Biasanya setelah mobilnya tertabrak, korban pasti langsung turun untuk memastikan kerusakan dan meminta pertanggungjawaban.

Pelaku kemudian menyakinkan korbannya dan bersedia menganti semua kerugian akibat kecelakaan itu. Namun, korban diminta untuk mengikutinya ke ATM atau ke bengkel terdekat yang diinginkan pelaku.

Saat berada ditempat yang sepi, pelaku akan melancarkan aksinya. Mereka akan memblokir jalan dan memaksa korbanya untuk turun dari dalam mobil.

Dalam ancaman pelaku, korban dipaksa menyerahkan barang berharga mereka seperti, dompet, perhiasan atau telepon genggam.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Chrysnanda Dwi Laksana mengatakan, kejatan modus ini memang terbilang yang paling baru.

Dia belum mengetahui secara pasti berapa banyak laporan yang masuk terkait kejatahan dengan modus seperti ini.

Masyarakat diminta waspada dengan kejadian seperti ini. Bila terjadi kecelakaan, sebaikanya masyarakat menyelesaikan persoalan ini kepada polisi.

"Hubungi kantor polisi terdekat atau datang saja ke kantor polisi terdekat agar lebih aman," ujarnya, Senin 12 Oktober 2009.

• VIVAnews

0 komentar:

Posting Komentar

 

COPASAJEE Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template