Dua orang telah ditahan karena diduga menjarah 14 patung batu kepala Buddha yang berusia 1.000 tahun atau 10 abad dari satu kuil di Provinsi Shaanxi, RRC, kata seorang pejabat, Sabtu (12/9).
Tersangka ketiga, yang membawa semua patung kepala Buddha tersebut, masih berkeliaran. Semua barang itu sudah dimasukkan di dalam daftar warisan budaya nasional yang harus dilindungi.
Ketiga pria tersebut berpura-pura menjadi wisatawan dan memasuki ruang Buddha Wan’an di Kabupaten Huangling, Jumat sekitar pukul 17.30 waktu setempat. Mereka mengikat dan memukuli tiga pegawai kuil itu serta merampas uang kontan dan telepon seluler mereka.
Lalu, ketiga tersangka tersebut memotong kepala 14 patung Buddha, semuanya berdiameter sampai 15 sentimeter tinggi, yang dibuat selama masa Dinasti Song (960-1127), dan melarikan diri, kata Wang Chunmei, Direktur Kantor Pers di kabupaten itu, Sabtu.
Polisi membekuk Zhang Yingjie dan Zhang Mingqiang sekitar pukul 20.00 waktu setempat pada hari yang sama setelah menerima laporan mengenai penjarahan itu. "Tetapi, tersangka ketiga, yang membawa semua patung kepala Buddha tersebut, masih berkeliaran," kata Wang.
Beberapa personel polisi telah menutup kuil itu, memburu tersangka ketiga dan menanyai kedua tersangka di dalam tahanan polisi. (kompas.com)
Minggu, 13 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
















0 komentar:
Posting Komentar