Senin, 14 September 2009

Sepuluh DPD Golkar di Jateng Dukung Tommy Soeharto

Peta dukungan DPD kabupaten/kota Partai Golkar di Jawa Tengah saat ini berubah menyusul masuknya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto dalam bursa calon Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Ketua DPD Partai Golkar Jateng, Bambang Sadono, di Semarang, Senin (14/9) malam mengatakan, setelah Tommy mendeklarasikan dirinya maju dalam perebutan orang nomor satu di Golkar, sekitar lima hingga 10 DPD kabupaten/kota mengalihkan dukungan kepada Tommy.

Sebanyak 35 DPD dan satu suara yang merupakan akumulasi dari suara delapan ormas sayap Golkar, katanya, sebelumnya terbelah dukungannya kepada Aburizal Bakri (Ical) dan Surya Paloh.

Namun, Bambang tidak bisa menyebutkan DPD mana saja yang mengalihkan dukungan kepada Tommy.

Bambang yang saat ini merupakan anggota DPRD Jateng dan masih tercatat sebagai anggota DPR itu menjelaskan, dukungan 35 DPD bisa saja terus berubah bersamaan dengan perubahan konstelasi politik yang ada di kepengurusan Golkar dari DPD kabupaten/kota, provinsi, dan DPP.

Oleh karena itu, menurut dia, sangat sulit memastikan seberapa banyak DPD akan memberi dukungan kepada salah seorang kandidat, mengingat perubahan dukungan dari berbagai DPD akan terjadi hingga menjelang hari pemungutan suara. "Mungkin satu atau dua hari menjelang pemilihan baru bisa diketahui petanya," kata mantan wartawan itu.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, katanya, biasanya pengurus DPD kabupaten/kota akan bertanya siapa kandidat yang akan didukung, sebab terpilihnya seorang ketua umum akan berpengaruh terhadap roda organisasi hingga tingkat paling bawah.

Menurut analis politik Undip Semarang, Mochamad Yulianto, Partai Golkar membutuhkan figur ketua umum yang kuat sekaligus bisa diterima hingga lapis bawah untuk bisa mengembalikan kebesaran partai ini.

Partai ini memiliki pengalaman dan infrastruktur politik yang mapan sehingga bisa menjadi modal kuat untuk mengembalikan kejayaannya di masa lalu, katanya.

Ketika Akbar Tandjung memimpin Golkar, partai ini keluar sebagai pemenang Pemilu 2004, namun pada Pemilu 2009 posisinya diambil alih oleh Partai Demokrat yang baru dua kali mengikuti pemilu. (kompas.com)

0 komentar:

Posting Komentar

 

COPASAJEE Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template