Penggerebekan yang dilakukan Densus 88 tidak hanya menghancurkan rumah yang dikontrak Hadi Susilo di Desa Kepuhsari, Mojosongo, Jebres, Solo, Jawa Tengah, rumah milik Widodo yang berada 10 meter di sisi kanan rumah itu juga hancur.
Rumah Widodo ikut terkena imbas baku tembak antara aparat Densus dan kelompok Noodin M Top. Selain tembakan, rumah tersebut juga terkena dampak ledakan yang terjadi saat penggerebekan.
Dari pantauan VIVAnews, Jumat 18 September 2009, kaca nako di tiga kamar rumah permanen itu hancur berkeping-keping. Selain itu plafon rumah dan genting juga ikut berantakan. Perabotan rumah Widodo juga tidak luput dari lontaran peluru. Lemari pakaian terlihat bolong di beberapa tempat.
Riswanto, penantu Widodo, mengatakan, mobil Suzuki Carry miliknya juga terkena tembakan di bawah lampu depan bagian kanan. "Kata polisi tembakan ini diduga dari dalam rumah," kata Riswanto.
Menurut Riswanto, polisi sudah mengecek kondisi rumah dan mobil untuk mengecek selongsong peluru namun tidak ditemukan. Riswanto juga menuturkan, pantulan peluru juga sampai ke belakang rumah. "Mobil dan rumah nanti akan diganti kerusakannya oleh pihak kepolisian," kata dia.
Dalam penggerebekan pada Rabu malam hingga Kamis pagi kemarin, empat teroris tewas, yakni Noordin M Top, Urwah alias Bagus Budi Pranoto, Ario Sudarso alias Aji dan Hadi Susilo. Sementara tiga orang lainnya diamankan, termasuk istri Susilo, Putri Munawaroh.
• VIVAnews
Jumat, 18 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)















0 komentar:
Posting Komentar