Langkah Presiden SBY menyetujui diadakannya perbaikan terhadap RUU Rahasia Negara mendapat sambutan positif 70 tokoh masyarakat yang menyampaikan petisi ke Istana. Mereka tetap akan mengawal agar UU itu tidak akan disahkan pekan ini.
"Kita harus kawal betul agar apa yang disampaikan Presiden terlaksana dalam prakteknya. Agar tidak ada agenda mengesahkan UU itu," ujar Agus Sudibyo, inisiator petisi, kepada detikcom, Selasa (15/9/2009).
Agus berterima kasih kepada SBY karena masih memperhatikan keinginan masyarakat. Dia juga mengaku senang karena selama ini masyarakat khawatir RUU Rahasia Negara akan segera disahkan.
Kabar RUU Rahasia Negara akan diperbaiki diketahui Agus dari staf khusus SBY bidang hukum, Denny Indrayana. Denny memberitahukan melalui pesan singkat pada Senin (14/9/2009).
"Kemarin saya dengar pukul 13.00 WIB dari Denny Indrayana lewat SMS," ungkap Ketua Yayasan Sains Estetika dan Teknologi ini.
Agus juga mengaku belum bertemu SBY. Namun dari dua temannya di Istana, petisi yang disampaikannya didengarkan juga oleh SBY.
"Sabtu saya dikontak oleh staf Istana Andi Arif untuk membuat surat keberatan saya. Lalu saya kirim lewat Arif," tutupnya.
DPR menurut jadwal akan mengesahkan RUU Rahasia Negara pekan ini karena masa baktinya telah habis akhir bulan ini. Banyak kalangan menilai RUU itu fasis dan berbau Orba, mengancam pers maupun pengguna internet.
detiknews.com
Selasa, 15 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)















0 komentar:
Posting Komentar