Jumat, 18 September 2009

Pemudik Banjiri Rumah Tempat Noordin Tewas


Rumah tempat tewasnya gembong teroris Noordin M Top kini menjadi tempat 'rekreasi' baru. Tidak hanya dikunjungi warga Solo, rumah itu juga jadi tempat peristirahatan para pemudik yang melintasi Solo.

Sejak pukul 08.00 WIB, Jumat 18 September 2009, ratusan warga sudah memadati rumah di Desa Mojosongo, Jebres, Solo, yang dikontrak Hadi Susilo dan istrinya, Putri Munawaroh. Dalam penggerebekan yang dilakukan Densus 88 pada Rabu malam hingga Kamis dini hari, Densus menembak mati Noordin, Bagus Budi Pranoto alias Urwah, Ario Sudarso alias Aji dan Hadi Susilo.

Jasad keempat kelompok teroris itu kini berada di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk proses identifikasi.

Warga yang memadati rumah itu kini semakin merangsek maju. Jika kemarin polisi menahan warga dalam jarak sekitar 20 meter, kali ini mereka bisa mendekati rumah yang dipagar seng dan diberi garis polisi itu. Bahkan banyak yang membuka-buka seng untuk melongok kondisi rumah tersebut. Sementara sekitar sepuluh aparat polisi setempat tampak duduk-duduk di sekitar rumah.

Salah satu pemudik yang penasaran dengan rumah tempat tewasnya Noordin adalah Budi. Warga Surabaya ini sebenarnya hendak pulang kampung ke Klaten, Jawa Tengah. "Tapi saya penasaran sama berita di TV, jadi saya mampir mau lihat langsung, sekalian ke Klaten," kata Budi.

Zaini, warga Jakarta yang hendak ke Bali juga tidak mau ketinggalkan. Kepada VIVAnews, ia mengaku sengaja mampir untuk melihat lokasi penggerebekan sarang teroris. Ia mengaku datang bersama tiga anggota keluarganya.

Dari pantauan di jalan masuk ke rumah milik Toto itu tampak ratusan motor dan mobil yang diparkir warga. Banyak di antara kendaraan itu berplat nomor Jakarta, Surabaya dan Bandung.

• VIVAnews

0 komentar:

Posting Komentar

 

COPASAJEE Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template