dengan jumlah rusak berat sebanyak 5.085 rumah, daerah terparah kedua adalah Tasikmalaya dengan 1.470 rumah rusak berat, dan ketiga adalah Garut dengan 965 rumah rusak berat.
"Rumah-rumah tersebut sebagian runtuh dan rata dengan tanah," ujar Priadi Kardono, Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (3/9).
Warga yang mengungsi tercatat sebanyak 630 orang. Pengungsi tersebut paling banyak berasal dari wilayah Tasikmalaya dengan jumlah 450 orang dan Kabupaten Kuningan sebesar 180 orang. Jumlah tersebut berkurang karena sebagian sudah kembali ke rumah dan sebagian mengungsi ke rumah kerabat.
Priadi mengatakan, kondisi pengungsi-pengungsi tersebut dalam keadaan sehat walaupun masih diliputi trauma akan terjadi gempa susulan. (kompas.com)
"Rumah-rumah tersebut sebagian runtuh dan rata dengan tanah," ujar Priadi Kardono, Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (3/9).
Warga yang mengungsi tercatat sebanyak 630 orang. Pengungsi tersebut paling banyak berasal dari wilayah Tasikmalaya dengan jumlah 450 orang dan Kabupaten Kuningan sebesar 180 orang. Jumlah tersebut berkurang karena sebagian sudah kembali ke rumah dan sebagian mengungsi ke rumah kerabat.
Priadi mengatakan, kondisi pengungsi-pengungsi tersebut dalam keadaan sehat walaupun masih diliputi trauma akan terjadi gempa susulan. (kompas.com)
















0 komentar:
Posting Komentar