Banjir bandang terjadi di enam desa di Kecamatan Muara Pantai Barat, Kabupaten Mandailing Natal, pada Selasa 15 September 2009, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Berdasarkan data di laman Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Rabu 16 September 2009, korban hilang sebanyak 25 orang telah ditemukan hari ini. Tragisnya, mereka ditemukan dalam keadaan tewas.
Kemarin, 15 September 2009, BNPB mengirimkan Tim TRC ke lokasi bencana dan membawa bantuan berupa uang senilai Rp 250.000.000 untuk penanganan bencana.
Selain satuan penanggulangan bencana Mandailing Natal telah mengirimkan bantuan logistik berupa 4 ton beras, 500 dus mie instan, 100 kg gula pasir, 3 dus sambal botolan, 5 pak teh, 1 dus kopi bubuk, 235 potong selimut dan 500 potong kain sarung serta mengrahkan dua tim medis untuk pelayanan kesehatan dan dua tim satgas bencana.
Hujan deras yang turun selama dua hari diduga penyebab dari bencana tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir disebabkan meluapnya anak Sungai Sulang Saling yang merupakan anak Sungai Batang Gadis. Sementara enam desa yang terendam yakni Desa Saleh Baru, Desa Tabilang, Desa Manincang, Desa Lubuk Kepundang I dan II serta Desa Rotan Panjang.
Sebelumnya, pada Selasa 15 September 2009, Gubernur Sumut Syamsul Arifin di Medan memastikan, 15 korban tewas akibat banjir ini. Total, sekitar 40 orang yang tewas dalam musibah ini.
Selain korban tewas, musibah banjir juga membuat warga terpaksa mengungsi. "Lebih 2 ribu orang mengungsi," kata Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan, Rustam Pakaya, kepada VIVAnews, Selasa, 15 September 2009.
• VIVAnews
Rabu, 16 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)















0 komentar:
Posting Komentar