Pengamat politik, Andrinof Chaniago, memberikan rumusan hitung-hitungan jumlah menteri dalam kabinet baru jika Susilo Bambang Yudhoyono kembali menjabat presiden. Menurut dia, formasi itu adalah 20-25 persen untuk profesional (nonpartai), 40-45 persen dari Partai Demokrat, dan 30 persen untuk partai pendukung koalisi.
"Yang jelas, kontribusi faktor figur SBY sangat kuat. Sumbangan dari partai koalisi hanya untuk ke depan, hanya untuk partai-partai terpilih mengontrol oposisi," kata Andrinof dalam dialog kenegaraan bertajuk "Kabinet Baru: Hak Prerogatif vs Tuntutan Partai Koalisi" di Gedung DPD, Rabu (29/7).
Andrinof menambahkan, SBY sebagai pihak dengan kewenangan yang cukup besar sama seperti menyediakan tiket bagi para menterinya.
Lalu, siapa figur menteri yang layak dipilih SBY? Andrinof menjelaskan bahwa mereka haruslah orang-orang yang berfungsi sebagai eksekutor.
"Presiden dan wakil presiden (SBY-Boediono) kita kan pemikir, hobi baca buku, diskusi. Para menteri harusnya yang memahami apa yang dimaksud presiden dalam sidang kabinet dan dapat langsung eksekusi," tandas Andrinof. (kompas.com)
Rabu, 29 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
















0 komentar:
Posting Komentar